<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Permana Jayanta &#187; Cerita</title>
	<atom:link href="http://www.permanaj.net/category/cerita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.permanaj.net</link>
	<description>Online Version of Myself</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Aug 2011 09:59:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Menanti liburan panjang</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2011/08/menanti-liburan-panjang/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2011/08/menanti-liburan-panjang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2011 09:59:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Kurang lebih seminggu lagi sudah mau libur lebaran. Liburan yang hari liburnya paling lama untuk orang kerja. Kira-kira hampir seminggu. Untuk yang merantau biasanya libur lebaran sudah ditunggu-tunggu karena ini kesempatan untuk pulang kampung dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Saya rencana pulang tanggal ke Bali tanggal 27 agustus. Rencana yg awalnya mau naik pesawat akhirnya [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kurang lebih seminggu lagi sudah mau libur lebaran. Liburan yang hari liburnya paling lama untuk orang kerja. Kira-kira hampir seminggu. Untuk yang merantau biasanya libur lebaran sudah ditunggu-tunggu karena ini kesempatan untuk pulang kampung dan menghabiskan waktu bersama keluarga.</p>
<p>Saya rencana pulang tanggal ke Bali tanggal 27 agustus. Rencana yg awalnya mau naik pesawat akhirnya diurungkan saja berhubung ada masalah sama KTP (KTP Expired, sudah hampir setahun, wew), soalnya di bandara kan biasanya disuruh menunjukkan KTP, daripada gak diperbolehkan boarding gara-gara KTP expired lebih baik naik travel saja. <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' /> . Oke itu cm alasan lainnya saja <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  alasan sebenarnya adalah supaya lebih hemat, dan lagian pulang ke Bali gak harus buru2x banget.</p>
<p><span id="more-336"></span></p>
<p>Adik-adik sudah lebih dulu pulang ke Bali duluan, sudah lebih dulu berkumpul sama orang tua. Tinggal saya sendiri masih ketinggalan di Surabaya. Mungkin ada teman2x yang tanggal 27 juga pulang ke Bali ? ayo kita barengan (kalau misal naik travel juga).</p>
<h4>Gak pernah update</h4>
<p>Iya, sudah hampir setahun ini blog permanaj.net gak pernah di-update lagi. Berhubung banyak kerjaan yang harus lebih dulu diselesaikan.</p>
<p>Tapi begitu lihat tampilan blog permanaj.net ini, kok rasanya sudah lama banget gak update theme. Akhirnya setelah coba-coba design di photoshop, jadi sudah theme yang diinginkan. Selanjutnya tinggal convert dari PSD ke HTML terus ke WordPress. Tapi untuk langkah yang itu nanti saja. Karena masih banyak pekerjaan lain yang berhubungan dengan wordpress yang harus dikerjakan.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2011/08/menanti-liburan-panjang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cita-citaku?</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2010/12/cita-citaku/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2010/12/cita-citaku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Dec 2010 17:12:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Cita-cita saya sekarang adalah untuk bisa menjadi orang yang namanya selalu dikenang walaupun orangnya sudah tidak ada. Bukan karena apa-apa, tapi karena saya takut dilupakan saja setelah tidak ada, saya paling takut yang namanya kematian. Hal yang paling buruk dari kematian adalah kita tidak bisa lagi melihat seperti apa dunia setelahnya. Profesi apa yang sebaiknya saya tempuh?


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedari kecil kita sudah ditanyai kalau besar nanti cita-citanya ingin menjadi apa. Ada yang ingin jadi dokter, pilot, dan lain-lain. Setelah mulai dewasa, kira mulai melangkah untuk menggapai cita-cita. Ada yang yang sedang berada pada jalan yang tepat untuk meraih cita-citanya, ada yang pindah cita-cita karena tidak yakin akan bisa mencapai cita-citanya sewaktu kecil.</p>
<p>Kenapa tidak yakin akan bisa mencapai cita-citanya sewaktu kecil? bukankah semakin dewasa seharusnya kita semakin pintar daripada waktu kecil dulu? atau semakin dewasa kita mulai mengerti bahwa cita-cita itu merupakan hal yang mustahil untuk dicapai? atau karena situasi dan kondisi yang tidak mendukung.</p>
<p>Berbicara soal cita-cita, dulu waktu kecil cita-cita saya adalah menjadi seorang arsitek karena ayah saya seorang arsitek. Sewaktu SMP semakin tertarik dengan yang namanya arsitektur. Akan tetapi sewaktu SMA, akhirnya menemukan mainan baru yang namanya komputer. Dulu masih belum punya komputer sendiri, masih main di warnet atau numpang di kantor ayah. Sampai akhirnya memutuskan untuk kuliah komputer.</p>
<p><span id="more-331"></span></p>
<p>Sampai sekarang sudah lulus dan bekerja di bidang komputer, dan mulai tertarik memdengar bahasan motivasi. Tiba-tiba saya menjadi berpikir untuk mempertinggi level cita-cita saya. Apakah dari programmer menjadi system expert? atau menjadi IT consultant? atau apa? bukan.</p>
<p>Cita-cita saya sekarang adalah untuk bisa menjadi orang yang namanya selalu dikenang walaupun orangnya sudah tidak ada. Bukan karena apa-apa, tapi karena saya takut dilupakan saja setelah tidak ada, saya paling takut yang namanya kematian. Hal yang paling buruk dari kematian adalah kita tidak bisa lagi melihat seperti apa dunia setelahnya.</p>
<p>Profesi apa yang sebaiknya saya tempuh? menjadi pahlawan nasional? hmm, sepertinya tidak. Soedirman saja kalau bukan dijadikan nama jalan mungkin tidak ada ingat sama Beliau. Menjadi penjahat? kasian keturunanku nanti. Jadi artis? paling hanya diingat sebentar saja. Lalu harus ambil profesi apa? entahlah, kalau mungkin ada yang punya ide bagus boleh dishare disini <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2010/12/cita-citaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>121</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan yang tidak lagi perlu skill</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2010/06/pekerjaan-yang-tidak-lagi-perlu-skill/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2010/06/pekerjaan-yang-tidak-lagi-perlu-skill/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2010 16:46:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[Pekerjaan yang dulunya harus dilakukan manual kini bisa dilakukan secara otomatis. Kehidupan manusia benar-benar terbantu dengan adanya teknologi informasi. Menjadi fotografer, web developer, ataupun jurnalis pun bisa dilakukan dalam sekejap


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan kali ini cuma sekedar intermezo saja. Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, pekerjaan yang dulunya harus dilakukan manual kini bisa dilakukan secara otomatis. Kehidupan manusia benar-benar terbantu dengan adanya teknologi informasi. Ada beberapa pekerjaan yang dulu harus dilakukan oleh orang yang memiliki skill, kini bisa dilakukan oleh semua orang.</p>
<p><span id="more-327"></span></p>
<p>1. Photographer</p>
<p>Beli kamera yang berharga puluhan juta dan dalam sekejap Anda telah menjadi protographer dengan hasil jepretan professional. Tidak perlu lagi perlu untuk belajar apa itu Exposure value, apa itu Metering, dan lain sebagainya. Dipelajari pun rasanya tidak ada gunanya ketika Anda telah mempunyai kamera yang super canggih dengan mega-piksel yang sampai puluhan dan ketajaman lensa kamera yang luar biasa.</p>
<p>Teknologi kamera digital sekarang memang sangat memudahkan siapa saja untuk mendapatkan hasil jepretan yang bagus.</p>
<p>2. Web developer</p>
<p>Download aplikasi Content Manajemen System yang gratisan, download template gratisannya, dan upload di webhosting gratisan, gunakan domain name gratisan, dan voila .. jadilah Anda seorang web developer. No HTML skill required. Yang diperlukan hanyalah internet yang digunakan untuk men-download file-file gratisan yang diperlukan.</p>
<p>Banyaknya bermunculan aplikasi CMS gratisan memang sangat memudahkan orang dalam membuat website. Dan yang saya ceritakan daitas bukan sekedar cerita saja, memang benar terjadi hal seperti itu.</p>
<p>3. Jurnalis</p>
<p>Bikin blog dan posting berita kejadian terbaru maka jadilah Anda seorang jurnalis. Tentunya harus dibumbui sedikit beritanya, kalau tidak maka berita tidak akan laku.</p>
<p>Mungkin masih banyak lagi pekerjaan yang dulunya perlu skill untuk mendapatkan hasil maksimal tetapi kini tidak lagi perlu.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2010/06/pekerjaan-yang-tidak-lagi-perlu-skill/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>129</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekedar keluh kesah</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/12/sekedar-keluh-kesah/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/12/sekedar-keluh-kesah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 08:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/2009/12/sekedar-keluh-kesah/</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya ada yang ingin saya tulis di blog ini dari dulu, tapi karena malas (dan rasanya tidak terlalu penting) akhirnya nggak sempat nulis. Tentang cerita adik perempuan saya yang beli laptop tapi kurang dari 24 jam sudah ada kerusakan (monitor retak). Garansi? jelas produknya masih garansi, belinya saja di toko yang bersertifikat. Tapi sewaktu adik [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya ada yang ingin saya tulis di blog ini dari dulu, tapi karena malas (dan rasanya tidak terlalu penting) akhirnya nggak sempat nulis. Tentang cerita adik perempuan saya yang beli laptop tapi kurang dari 24 jam sudah ada kerusakan (monitor retak). Garansi? jelas produknya masih garansi, belinya saja di toko yang bersertifikat. Tapi sewaktu adik saya nagih janji garansi malah ujung-ujungnya disuruh mengeluarkan biaya sendiri. </p>
<p>Kemudian adik saya mengadu sama saya. Saya tanya dulu apa laptopnya sempet jatuh atau apa. Adik saya jawab tidak ada, karena begitu sampai kontrakan (setelah dari toko di-install OS dan aplikasi) laptop tersebut langsung ditaruh diatas meja dan adik saya melanjutkan kegiatan lainnya. Cukup banyak yang saya tanyakan sebelum saya berani nagih janji garansi ke toko tempat beli laptop. Setelah informasi dari adik rasanya sudah cukup, baru saya pergi ke Toko dimana adik saya beli laptop. Toko yang bernama Branded Store yang berada di Hi-Tech Mall Surabaya.</p>
<p> <span id="more-311"></span>
<p>Saya minta garansi karena laptopnya memang masih garansi bahkan belum sempat dipakai. Kira-kira begini isi percakapan saya dengan bung Ashuri (yang ternyata cuma marketing)</p>
<p>Saya : Pak ini kan laptopnya rusak (rusak monitornya retak) karena masih garansi saya tagih garansinya pak.</p>
<p>Ashuri: Oh ini yang kemarin itu ya. Begini pak, karena rusaknya fisik (hardware) maka tidak garansi. Kalau software baru garansi.</p>
<p>Saya : Siapa bilang hardware rusak tidak garansi pak?</p>
<p>Ashuri : Ini ada di surat keterangannya.</p>
<p>Saya : Surat keterangan apa, adik saya tidak dapat.</p>
<p>Ashuri : Oh tidak dapat, ini saya berikan surat keterangannya.</p>
<p>Saya : Buat apa dikasi sekarang setelah rusak seperti ini. Seharusnya sewaktu menjual dong diberikan.</p>
<p>Ashuri : tapi kerusakan ini kan setelah laptopnya dibawa keluar dari toko. Kalau sudah dibawa keluar dari toko bukan tanggung jawab kami. Bisa saja pembeli yang merusakkan tanpa sengaja.</p>
<p>Saya : Terus apa gunanya garansi pak? Apa artinya dapat surat garansi seperti ini?</p>
<p>Adik saya : Pak, saya dari toko trus pulang. Sampai kontrakan saya buka laptop masih keadaan baik-baik saja. Mau saya pakai tapi karena baterainya sudah low akhirnya saya charge diatas meja. Trus tiba-tiba paginya sudah ada retak seperti itu. Lagian masa saya ngerusakin laptop yang baru dibeli sih.</p>
<p>Ashuri : ya ini memang garansi, tapi tidak untuk hardware. Mungkin adik naruhnya di tempat yang rawan benda-benda yang dapat merusakkan monitor.</p>
<p>(blah, blah, blah)</p>
<p>Cukup lama juga ngobrolnya sampai saya mulai bernada emosi</p>
<p>Saya : Ya udah pak, gini aja dah, tolong duit saya dibalikkan saja. Barang juga akan saya balikkan.. Gak usah dibalikkan 100%, 80% aja dah.</p>
<p>Ashuri : Loh, tidak bisa pak. Barang yang sudah rusak tidak bisa ditukarkan lagi. Kami tidak mau menerima barang rusak.</p>
<p>Saya : (emosi) DAN SAYA JUGA GAK MAU BELI BARANG RUSAK ATAUPUN CACAT</p>
<p>Ashuri : Ya sudah, ini laptopnya saya terima dulu, akan kami usahakan untuk bisa diperbaiki.</p>
<p>Saya : Terima kasih pak</p>
<p>Kemudian, setelah satu minggu saya tanyakan lagi. Eh si pak Ashuri ini ngomong lagi kalau hardware tidak garansi. Akhirnya saya sadar kalau si Ashuri ini cuma marketing saja. Percuma ngomong sama dia, akhirnya saya ambil barang. Saya telpun service center HP. Dijawab lembut saya sama mbak yang namanya Tika. Saya ceritakan kronologi kejadian. Dia bilang kalau prioritas garansi malahan hardware. Mungkin itu rusak akibat dari tokonya. Bawa saja ke service center. </p>
<p>Akhirnya adik saya membawa laptopnya ke service center HP. Eeeh,&#160; sampai disana malah dijelasin harga ganti monitornya. Bah, apa-apaan ini. Katanya kalau monitor rusak harus diganti dan biayanya 4juta. Duh kayak beli laptop baru aja. Dan garansinya tidak menangani hal-hal seperti ini. Waduh, kecewa berat dah.</p>
<p>Bingung, kesal, dan marah. Temen yang kebetulan polisi mau bantuin kalau memang perlu urusan ke polisi. Tapi Ibu malah bilang gak usa. Katanya kasihan adik saya karena jadi stress banget mikirin laptopnya yang baru dibeli malah tidak bisa dipakai sama sekali. Ntar pake acara polisi segala malah dipikirin terus. Akhirnya laptopnya dibiarkan begitu saja. Sambil menabung lagi untuk memperbaiki kerusakannya.</p>
<p>Sempet juga update status di Facebook yang menyatakan kekesalan saya sama merek HP dan toko Branded Store (ternyata banyak juga kasusnya ni branded store di search engine). Banyak juga temen yang pake merek HP dan baik-baik saja.</p>
<p>Bahkan ada yang laptopnya rusak dikit langsung diganti kata CSnya. Rusak sedikit langsung diganti? ini yang laptopnya rusak parah malah gak mau diganti. Akhirnya saya mikir jangan-jangan temen saya juga sepertinya ditipu dibilang komponen yg rusak langsung diganti padahal cuma diperbaiki. Supaya temen saya jadi seneng. Kalaupun beneran diganti, pastinya diganti dari komponen rusak yang sudah diperbaiki. Jadi intinya tetep aja dapet komponen rusak. Saya sadar bahwa jangan pernah percaya kalau CS bilang komponen langsung kami ganti <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  bener-bener bullshit. Gak ada service center yang mau ganti dengan komponen baru. Paling diganti dengan komponen rusak yang sudah dibenerin dikit-dikit.</p>
<p>Mungkin merek HP bagus, mungkin tokonya yang memang Brengsek (walaupun ada logo HP certified), entahlah. Tapi yang pasti saya gak akan beli laptop yang mereknya HP. Akan tampak seperti orang bodoh kalau sampai saya beli lagi laptop merek HP. Walaupun nanti saya beli laptop terus rusak lagi, paling gak mereknya bukan HP.</p>
<p>Ada lagi laptop Sony Vaio saya yang umurnya ada kira-kira 4 tahun-an akhirnya rusak juga (dilihat dari fisiknya rasanya wajar sudah mulai rusak). Yang rusak kipas prosesornya, saya bawa ke service center di Denpasar harus ganti. Setelah bawa ke Surabaya, ternyata bisa cuma diperbaiki.</p>
<p>Akhir kata, membeli laptop itu memang susah-susah gampang. Saran saya, kalau beli laptop:</p>
<ul>
<li>Jangan beli yang mahal. Laptop umurnya kira2x cuma sampai 5 tahun saja, setelah itu rasanya sudah harus masuk musium. Bukan karena rusak, tapi karena perkembangan teknologi, dulu laptop vaio specnya udah keren, tapi sekarang spec segitu udah pasaran. </li>
<li>Jangan memberikan pelindung monitor. Tanpa diberi perlindungan pun monitor tetap aman. Kalau alasan memberikan pelindung monitor adalah supaya tidak berdebu, toh nanti yang berdebu pelindung monitornya. Ujung2xnya bersihin pelindungnya juga. Mending langsung bersihin monitornya. Memberi pelindung monitor berisiko merusakkan monitor laptop (analisa pertama kasus rusaknya monitor laptop adik saya). Karena cairan yang dipakai dipakai untuk menempelkan pelindung ke monitor bisa merusak monitor (kata kakek di tempat service vaio). </li>
<li>Jangan langsung tergiur oleh specnya. Bisa saja sama-sama RAM 2GB tapi merek RAMnya berbeda. Merek juga mempengaruhi lho. Dan kalau beli laptop nggak pernah ditulis kan merek komponennya apa. Iya sih latopnya merek (misal) HP, tapi apa RAMnya merek HP ? kan engga (mana ada RAM merek HP). </li>
<li>Menurut saya budget 7 juta udah dapet laptop yang keren (non OS) jadi kalau mau beli laptop gak usah sampe yang harganya lebih dari 7 juta, kecuali kalau memang alasan belinya adalah gengsi ya beli yang paling mahal. </li>
<li>Pastikan Garansinya ! </li>
</ul>
<p>Udah sekian saja, pesan terakhir dari saya, hati-hati saja belanja di Branded Store Hi-Tech Mall. Dulu saya search banyak review tidak enaknya.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/12/sekedar-keluh-kesah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa kabar dunia blog</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/11/apa-kabar-dunia-blog/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/11/apa-kabar-dunia-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:26:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/2009/11/apa-kabar-dunia-blog/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya engga mengikuti perkembangan dunia blog Indonesia. Sudah lama juga saya tidak pernah lagi login ke blog ini untuk ngecek komentar-komentar atau sesuatu yang baru. Apa tren lomba SEO masih ada? atau ada tren baru lagi ini di dunia blog? apa yang sudah saya lewatkan? Duh, bnyk sekali pertanyaan yg ada di benak [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama saya engga mengikuti perkembangan dunia blog Indonesia. Sudah lama juga saya tidak pernah lagi login ke blog ini untuk ngecek komentar-komentar atau sesuatu yang baru. Apa tren lomba SEO masih ada? atau ada tren baru lagi ini di dunia blog? apa yang sudah saya lewatkan? Duh, bnyk sekali pertanyaan yg ada di benak saya.</p>
<p>Setelah lama tidak ngeblog dan kemudian kembali ngeblog kok rasanya sama seperti dulu waktu pertama kali mengenal blog. Pengen browsing blog oranglah, pengen komen-komen ga pentinglah, tukaran link-lah <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p> <span id="more-310"></span>
<p>Seperti yang sudah saya bilang sebelumnya bahwa alasan saya cuti ngeblog adalah karena sedang mengerjakan tugas akhir. Setelah memberikan semuanya untuk keberhasilan tugas akhir, akhirnya tugas akhir selesai juga walaupun dengan nilai yang lumayan. </p>
<p>Akhirnya diwisuda tanggal 3 Oktober kemarin, dan seminggu setelah diwisuda pulang ke Bali untuk merayakan hari raya Galungan dan Kuningan (18 dan 24 Oktober), dan juga ada beberapa upacara adat diantara tanggal 18 dan 24 oktober. Tanggal 27 balik ke Surabaya untuk mengurus ijazah karena Ibu ngotot betul pengen mendaftarkan saya CPNS. </p>
<p>Sekarang setelah balik ke Surabaya dan pengen ngeblog, eh dihalang-halangi oleh koneksi speedy yang putus-putus-putus ( ga da nyambungnya <img src='http://www.permanaj.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ). Sampe akhirnya temen-temen sekost beli modem smart dan memutuskan untuk berhenti speedy.</p>
<p>Akhirnya saya ketik saja dulu post ini di Windows Live Writer dan tunggu ada koneksi baru di-post.</p>
<p>Oiya, sekarang yang lagi hangat di dunia blog ini apa ya?</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/11/apa-kabar-dunia-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan pengguna sepeda motor</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/05/kesalahan-pengguna-sepeda-motor/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/05/kesalahan-pengguna-sepeda-motor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 05:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Menggunakan sepeda motor lebih ribet daripada menggunakan mobil. Harus pakai helm, harus pakai jaket biar gak masuk angin, dan lain sebagainya. Ini karena menggunakan sepeda motor lebih rawan daripada pakai mobil. Saya berkendara menggunakan sepeda motor karena lebih praktis kalau terjebak kemacetan, sering sekali saya perhatikan pengendara motor yang lain dan melihat ada saja kesalahan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menggunakan sepeda motor lebih ribet daripada menggunakan mobil. Harus pakai helm, harus pakai jaket biar gak masuk angin, dan lain sebagainya. Ini karena menggunakan sepeda motor lebih rawan daripada pakai mobil.</p>
<p>Saya berkendara menggunakan sepeda motor karena lebih praktis kalau terjebak kemacetan, sering sekali saya perhatikan pengendara motor yang lain dan melihat ada saja kesalahan yang dilakukan pengendara tersebut, berikut ini daftar-daftarnya.</p>
<p><span id="more-292"></span></p>
<h3>Tidak memakai helm</h3>
<p>Kalau cuma ke warung sebelah sih gak apa-apa kalau gak pakai helm, tapi kalau sudah ke jalan yang agak rame dikit, pakai saja deh tuh helm. Selain alasan keamanan, kadang ada polisi iseng nongkrong di jalan-jalan yang gak penting untuk diawasi sekedar dapet nilang. Gak mau kan duit kalian dipakai &#8220;nyumbang&#8221; polisi yang seperti itu ? jadi pake aja deh helmnya.</p>
<h3>Tidak memakai penutup wajah</h3>
<p>Mungkin kalau untuk dikota-kota yang polusinya sedikit sih gak apa-apa, tapi untuk kota seperti Surabaya yang notabene polusi peringkat 2 (setelah Jakarta), rasa-rasanya penutup wajah dirasa sudah sangat perlu supaya asap kendaraan tidak banyak yang masuk ke paru-paru. Bahkan kalau perlu pake penutup yang ada saringannya (sambil bawa cat semprot jadi deh kayak orang mau vandal).</p>
<h3>Sarung tangan/Kaos kaki</h3>
<p>Ini biasanya buat yang perempuan, kalau gak mau warna kulitnya jadi belang seperti zebra (walaupun kata iklan belang itu lebih keren) lebih baik pakai deh yang namanya sarung tangan, atau kalau perlu pakai kaos kaki. Saya sendiri pake sarung tangan kalau keluar siang hari, tapi kalau kaos kaki enggak.</p>
<h3>Kaca spion gak lengkap</h3>
<p>Buat yang pake motor, saya jamin hampir 100% kaca spion motornya cuma sebelah. Entah itu cuma di kanan atau cuma di kiri. Entah itu karena kaca spionnya dicuri atau sengaja dilepas. Efeknya baru kerasa kalau mau pindah jalur dari kanan ke kiri (atau sebaliknya), pasti kepalanya nengok ke belakang, atau kalau gak nengok ke belakang, pasti pindah jalurnya pelan-pelan kayak orang baru bisa naek motor (saya ketemu yang begini langsung tak bel keras-keras). Harusnya kaca spion dipasang dua-duanya, biar leher gak capek nengok ke belakang kalau mau belok atau pindah jalur.</p>
<h3>Knalpot keluar asap</h3>
<p>Angkat tangan yang bilang knalpot motor keluar asap itu keren! Sumpah enggak banget. Apalagi asapnya kayak mesin penyemprot demam berdarah, duh, motor busuk (begitu saya mengistilahkan). Kalau pengendaranya seperti orang yang kurang mampu, saya enggak ambil pusing mungkin orang tersebut makan saja sudah sulit apalagi ngerawat motornya, tapi buat orang yang ugal-ugalan langsung saja saya teriak deket orang tersebut &#8220;Ueegh, asap motornya&#8221;.</p>
<h3>Bunyi suara motor</h3>
<p>Entah kenapa ada saja motor yang suaranya aneh-aneh. Mungkin dikira keren. Belakangan ini saya sering denger suara motor matic yang aneh-aneh. Iseng-iseng tanya orang trus dijawab &#8220;oh, itu suara motor sengaja dibaut seperti itu supaya berirama. Keren kan?&#8221; Saya jawab aja &#8220;Oh iya keren&#8221; sembari dalam hati melanjutkan &#8220;kayak suara mesin ancur&#8221;. Suara motor lebih baik dibiarkan seperti aslinya saja, gak usah diapa-apain.</p>
<h3>Motor pake ban sepeda ontel</h3>
<p>Sumpah yang ini ngakak habis saya ngeliatnya. Sepertinya sih sudah hilang trennya, tapi dulu saya pernah lihat ada motor pake ban yang kecil/tipis seperti ban sepeda ontel. Di beberapa motor memang cocok, tapi ada motor bebek biasa dikasiin ban kecil seperti itu langsung ketawa saya ngeliatnya, bukan keren tapi jadi bahan lawakan sampe rumah.</p>
<p>Rasanya sekian dulu deh komentar seputar pengendara sepeda motor di jalanan. Sepertinya sih masih ada yang mau tak tulis tapi kenapatiba-tiba lupa ya. Eh btw, sudah lama juga saya tidak baut tulisan baru di blog ini, sampai-sampai pagerank jadi turun nih</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/05/kesalahan-pengguna-sepeda-motor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Nyepi</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/03/selamat-hari-raya-nyepi-2/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/03/selamat-hari-raya-nyepi-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 01:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=277</guid>
		<description><![CDATA[Selamat hari raya nyepi tahun saka 1931 untuk umat Hindu di seluruh Indonesia dan dunia. Tidak lupa saya ucapkan selamat melakukan tapa brata penyepian. Tapi sayang sekali, saya tidak bisa merayakan Nyepi di Bali karena tugas akhir enggak selesai-selesai. Tapi walaupun begitu, 1 minggu kemarin sebenarya saya ada di Bali untuk melakukan persembahyangan dalam rangka [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat hari raya nyepi tahun saka 1931 untuk umat Hindu di seluruh Indonesia dan dunia. Tidak lupa saya ucapkan selamat melakukan tapa brata penyepian. Tapi sayang sekali, saya tidak bisa merayakan Nyepi di Bali karena tugas akhir enggak selesai-selesai. Tapi walaupun begitu, 1 minggu kemarin sebenarya saya ada di Bali untuk melakukan persembahyangan dalam rangka hari raya Galungan.</p>
<p><span id="more-277"></span></p>
<p>Iya, sebenarnya dari tanggal 17 maret kemarin saya berada di Bali untuk melakukan persembahyangan hari raya Galungan. Makanya minggu kemarin tidak ada posting sama sekali, soalnya mencari warnet yang cepat di Bali itu susah. Ada sih yang kecepatannya lumayan tapi harganya 5000 rupiah per jam <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="Big Grin" />. Padahal kalau di Surabaya 3500 aja udah cepat dan nyaman.</p>
<h4>Sedikit tentang nyepi &#8230;</h4>
<p><a title="Nyepi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nyepi" target="_blank">Nyepi</a> itu adalah tahun barunya orang Hindu. Dirayakan dengan berbagai rangkaian upacara, dan yang paling saya ingat adalah tapa brata penyepian dimana ada 4 hal yang harus dilakukan:</p>
<ol>
<li>Amati geni: Tidak boleh menyalakan api atau cahaya</li>
<li>Amati karya: Tidak boleh bekerja</li>
<li>Amati lelunganan: Tidak boleh bepergian</li>
<li>Amati lelanguan:Tidak bersenang-senang</li>
</ol>
<p>Tapi jujur saja tidak semuanya bisa saya lakukan. Tapi yang paling asyik kalau nyepi di Bali adalah &#8230; di saat Nyepi .. suasana di Bali sangatlah sepi ..</p>
<p>Kalian bisa menikmati o2 murni tanpa melamin <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="Big Grin" />, mendengarkan suara kicau burung, mendengar suara jangkrik di sore hari &#8230; dan banyak lagi lainnya &#8230;</p>
<blockquote><p>Andai 1 hari saja seluruh dunia bisa Nyepi</p></blockquote>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/03/selamat-hari-raya-nyepi-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penipuan atas nama Indosat</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/03/penipuan-atas-nama-indosat/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/03/penipuan-atas-nama-indosat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 07:40:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[Aneh, hari begini masih saja ada yang melakukan penipuan melalui sms dengan iming-iming 10 juta rupiah. Sebenarnya bagi saya bukan masalah karena langsung saja sms itu saya hapus. Tapi anehnya, sejak pertama kali saya menggunakan nomor StarOne ini, sudah hampir lebih dari 4 kali saya menerima sms seperti ini, ditelpun juga pernah. Dan cara melakukan [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aneh, hari begini masih saja ada yang melakukan penipuan melalui sms dengan iming-iming 10 juta rupiah. Sebenarnya bagi saya bukan masalah karena langsung saja sms itu saya hapus. Tapi anehnya, sejak pertama kali saya menggunakan nomor StarOne ini, sudah hampir lebih dari 4 kali saya menerima sms seperti ini, ditelpun juga pernah. Dan cara melakukan penipuannya juga sama. Benar-benar enggak kreatif nih yang melakukan penipuan.</p>
<p><span id="more-274"></span></p>
<p>Biasanya saya langsung ditelpun dari nomor 021-30563730 (itu nomor Jakarta kan ya) terus si penelpun mulai ngebacot kurang lebih seperti ini</p>
<blockquote><p>Pak, apakah Anda menonton kemarin acara jam 8 di TransTV. Kalau Anda tidak menontonnya, disana nama Anda diumumkan menjadi pemenang. &lt;blah .. blah .. blah&gt; Anda cukup mengirimkan uang pajak hadiah dan uang hadiah 10 juta akan segera dikirimkan ke rekening Anda.</p></blockquote>
<p>Pertama kali menerima telpun seperti itu saya ajak aja ngomong lama si penelpon biar pulsanya abis. Tidak lupa juga sambil menggigit jari keras-keras (hingga kesakitan) supaya tidak terhipnotis kata-kata si penelpon (siapa tahu dia beneran bisa menghipnotis). Itu tadi saran dari temen (menggigit jari hingga kesakitan).</p>
<p>Yang kedua kali, sewaktu menggunakan nomor StarOne Bali. Baru 1 hari mengaktifkan nomornya ehhh sudah ditelpun dengan kata-kata yang persis sama seperti diatas tadi. Kali ini saya langsung aja ngomong &#8220;mas, mau nipu ya?&#8221;, trus dia balas &#8220;bukan mas, ini bukan penipuan, ini resmi dari Indosat&#8221;. Trus saya balik ngomong &#8220;Tau gak mas, sebenernya mas juga menang hadiah 10 juta lho, cukup kirim uang pajak hadiah ke rekening saya aja &#8230;&#8221; habis itu langsung ditutup sama si penelpon.</p>
<p>Selanjutnya saya rutin menerima telpon seperti itu dan langsung saja saya tutup. Buang-buang waktu banget. Saya sudah lapor ke Indosat, tapi sepertinya tidak ada tanggapan. Dan anehnya, orang tersebut kok tahu nama saya ya? Bahkan sewaktu memakai nomor Bali juga si penelpon bisa tahu nama saya.</p>
<p>Sepertinya ada yang aneh. Jangan-jangan identitas pelanggan diperjual belikan sama Indosat. Atau mungkin ada karyawannya Indosat yang iseng-iseng ngelihat data pelanggan trus dicopy-paste dan diperjual belikan. Atau mungkin karena dari sistem registrasi ? Hmm mungkin.</p>
<p>Pesan moral &#8230; jangan menggunakan identitas asli sewaktu meregistrasikan nomor Anda.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/03/penipuan-atas-nama-indosat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat password yang aman</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/03/membuat-password-yang-aman/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/03/membuat-password-yang-aman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 14:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Password itu adalah lapisan kedua (dan yang terakhir) dari keamanan setelah Username. Maka dari itu jagalah baik-baik password Anda. Tapi dijaman sekarang, pembobolan password masih saja banyak terjadi. Yang menjadi alasannya adalah karena pengguna tidak menggunakan password yang aman. Bagaimana sebenarnya password yang aman? Standart minimalnya mungkin adalah minimal 6 karakter, terdiri dari minimal huruf [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Password itu adalah lapisan kedua (dan yang terakhir) dari keamanan setelah Username. Maka dari itu jagalah baik-baik password Anda. Tapi dijaman sekarang, pembobolan password masih saja banyak terjadi. Yang menjadi alasannya adalah karena pengguna tidak menggunakan password yang aman.</p>
<p>Bagaimana sebenarnya password yang aman? Standart minimalnya mungkin adalah minimal 6 karakter, terdiri dari minimal huruf dan angka (alphabet numeric). Tapi dengan password yang seperti itu ternyata masih banyak juga terjadi kasus pembobolan password.</p>
<p>Banyak orang yang menggunakan 1 password untuk semua account. Bahayanya sudah bisa dibayangkan, kalau saja ketahuan password kita di satu account maka &#8230; <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/17.gif" alt="Worried" /></p>
<p>Password yang aman biasanya terdiri dari karakter-karakter aneh yang mungkin sulit untuk kita ingat. Punya banyak account di beberapa website dengan password yang berbeda-beda di tiap websitenya pasti merepotkan kalau dihafal passwordnya satu per satu. Maka dari itu, buat saja pola password di tiap website</p>
<p><span id="more-261"></span></p>
<p>Pola password? Dulu sewaktu SMA saya join di banyak website, tiap website punya password yang berbeda. Tapi saya tidak lupa password di masing-masing website walaupun hampir ada 15-an website yang saya ikuti. Itu karena saya membuat pola password. Polanya adalah &#8230; password diawali dengan http:// kemudian diikuti nama domain dari website tempat login <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" alt="Big Grin" />. Jadi misalnya saya login di yahoo.com, passwordnya ya http://www.yahoo.com. Selain dari lebih dari 6 karakter, juga terdiri dari alphabet dan karakter aneh lainnya. Tapi itu dulu waktu masih SMA, sekarang sih sudah beda. Beberapa cara lain untuk membuat password yang aman :</p>
<p><strong>Menggunakan angka menggantikan huruf</strong>. Misalnya password &#8216;inirahasia&#8217; bisa diganti dengan 141r4h451a <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" alt="Happy" />. Dulu waktu SMA saya pakai cara ini juga.</p>
<p><strong>Menggunakan karakter yang tidak ada di keyboard</strong>. Misalnya saja menggunakan karakter ™ (Trademart) atau karakter £(euro).</p>
<p>Ada ide lain?</p>
<p>Ada yang dilupa oleh beberapa pemilik website. Password adalah lapisan kedua dan terakhir setelah username. Ya, username adalah lapisan pertama. Username itu ibarat kartu ATM, sedangkan password itu ibarat nomor PIN. Jadi sebenarnya tidak baik kalau sebuah website menampilkan username membernya. Misalnya aja <a href="http://delicious.com/mypermana">http://delicious.com/mypermana</a>. Dari URL tersebut akan ketahuan kalau username saya mypermana. Tapi karena isinya hanya daftar bookmark, kalaupun berhasil dibobol juga tidak apa-apa <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" alt="Happy" />.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/03/membuat-password-yang-aman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perang lagi perang lagi</title>
		<link>http://www.permanaj.net/2009/01/perang-lagi-perang-lagi/</link>
		<comments>http://www.permanaj.net/2009/01/perang-lagi-perang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 09:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Permana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[israel]]></category>
		<category><![CDATA[news]]></category>
		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.permanaj.net/2009/01/perang-lagi-perang-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng nimbrung soal perang di Israel dan Palestina. Sebenernya sih males posting hal-hal yang seperti ini. Cuma karena setiap blogwalking kok nemunya Israel dan Palestina, akhirnya jadi pengen juga mengeluarkan pendapat tentang perang ini. DI berita-berita di TV semuanya membahas tentang kekejaman Israel yang menyerang rakyat sipil Palestina. Yup, betul sekali. Israel memang kejam. Rakyat [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Iseng-iseng nimbrung soal perang di Israel dan Palestina. Sebenernya sih males posting hal-hal yang seperti ini. Cuma karena setiap blogwalking kok nemunya Israel dan Palestina, akhirnya jadi pengen juga mengeluarkan <strong>pendapat</strong> tentang perang ini.</p>
<p>DI berita-berita di TV semuanya membahas tentang kekejaman Israel yang menyerang rakyat sipil Palestina. Yup, betul sekali. Israel memang kejam. Rakyat Palestina juga kasihan sekali karena banyak yang meninggal dunia.</p>
<p><span id="more-242"></span>
<p>Saya ini tidak begitu tahu tentang Israel dan Palestina, tapi kalau dilihat dari rentetan kejadian perang, Israel dan Palestina nampaknya memang dari dulu sudah bersitegang. Berdasarkan <a title="http://www.detiknews.com/read/2009/01/12/023333/1066537/10/rangkaian-aksi-militer-israel-di-jalur-gaza" href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/12/023333/1066537/10/rangkaian-aksi-militer-israel-di-jalur-gaza" rel="nofollow">detiknews</a>, ternyata yang menyerang pertama setelah gencatan senjata adalah Hamas (Hamas ini semacam partai atau apa? seperti GAM di Indonesia? ). Saya juga sempet ngobrol-ngobrol tentang perang ini dengan si <a href="http://komank.com">giri</a>.</p>
<p>24 Desember, kelompok bersenjata Palestina meluncurkan roket ke Israel. Dan menurut teman saya giri, Hamas membangun pos-pos penyerangan di kawasan tempat tinggal warga sipil. Israel yang merasa punya teknologi handal ya balik menyerang. Israel mana peduli itu tempat warga sipil atau engga, pokoknya Israel taunya itulah pos-pos Kelompok Hamas ini.&nbsp; Israel langsung aja melancarkan serangan-searangan seolah berkata &#8220;Hebat kan seranganku&#8221; <img alt="Big Grin" src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif">. Kronologis lengkapnya bisa dilihat di situs detik.</p>
<p>Sekarang setelah perang terjadi, warga sipil yang hanya ingin hidup tenang menjadi korbannya.&nbsp; Kasihan memang warga Palestina. Dan banyak orang Indonesia yang bersimpati dengan Palestina, dan mengutuk Israel. Bah, disini saya mulai bingung. Warga palestina telah dijadikan alat politik oleh kelompok Hamas. Kenapa tidak mengutuk Hamas juga? Kalau masalah perebutan wilayah kenapa Hamas tidak pakai cara yang lebih intelektual seperti lewat PBB gitu.</p>
<p>Kenapa tidak mengutuk Hamas juga? Setelah browsing-browsing &#8230; hasilnya ada yang bilang karena solidaritas sesama muslim, karena Hamas sebenarnya niatnya baik, karena ini dan karena itu. Hmm, kalau karena solidaritas okelah, bagus itu. Tapi solidaritasnya kenapa tidak juga solider sesama rakyat Indonesia sendiri. Masih banyak rakyat Indonesia yang membutuhkan pertolongan yang bisa langsung diberi bantuan daripada menyumbang untuk Palestina melalui media yang tidak tahu akan diapakan duit itu. Kalau misalnya di Papua terjadi gempa, akankah ada acara sumbang menyumbang? Di papua itu bukan mayoritas muslim lho.</p>
<p>Kasihan terhadap warga Palestina .. ya semua juga merasa kasihan. Bahkan kalau didramakan, bisa saja tentara Israel menyerang Palestina sambil menangis karena sebenarnya tidak tega, tapi apa daya karena perintah dari atasan harus dilaksanakan jadinya terpaksa deh &#8230; (kalau didramakan nih). </p>
<p>Intinya, hentikan mencari siapa yang salah. Israel salah, atau Hamas yang salah? Lebih baik fokus, ke rakyat sipil Palestinanya. Mereka kan cuma mau hidup damai saja. Gak ada urusan dengan yang suka perang. Yang mau perang silahkan perang, jangan melibatkan yang ingin hidup damai.</p>


<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.permanaj.net/2009/01/perang-lagi-perang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

