Arsip untuk kategori ‘Cerita’

Selamat Hari Blogger

Monday, October 27th, 2008

Selamat hari blogger nasional buat para blogger Indonesia. Surprise haaah ? mang ada hari blogger ? saya sendiri baru ngerti kalau blogger ada hari nasionalnya Tongue. Maklum, saya baru aktif ngeblog lagi di tahun 2008.

Info ini saya dapat dari milis BBC, dan disebutkan bahwa ditetapkannya tanggal 27 Oktober sebagai hari blogger nasional karena pada tanggal tersebut diadakan pesta blogger di Indonesia, dimana acara kopdar (kopi darat) diadakan secara besar oleh blogger di Indonesia. Setelah browsing, akhirnya nemu berita di detik.com tentang kejadian setahun yang lalu Big Grin. Kok enggak 30 Oktober aja ya Tongue (mang ada apa tgl 30 oktober ?).

Btw, karena blogger mulai dilirik oleh pemerintahan. Mudah-mudahan tidak ada UU blogger yang melarang kebebasan berbicara. Kalau misalnya ada UU-nya, kira-kira isinya seperti apa ya Hee hee.

Tanggal ini 6 tahun lalu

Sunday, October 12th, 2008

Ayo tebak ada kejadian apa pada tanggal 12 oktober 6 tahun yang lalu. Mungkin beberapa masih ada yang ingat kalau tanggal 12 oktober 2002 adalah pertama kali pulau yang namanya Bali diBOMB.

Yeah, pulau yang berjulukan "the last paradise" ini hampir aja menjadi "the lost paradise" gara-gara diBomb ama sekelompok orang teroris yang … yang apa ya ? !@# pokoknya yang sudah tersesat deh. Parahnya lagi teroris ini bawa nama agama. Alhasil, sikap para teroris ini pun membuat nama agamanya menjadi rusak.

Gara-gara habis nonton acara di TV One tentang bomb Bali, saya jadi pengen buat postingan tentang bomb Bali juga.

6 tahun lalu …

Saat itu jam 10 malam WITA (6 tahun lalu saya masih SMA dan di Bali) saya, adik-adik saya, dan pembantu sedang duduk-duduk di ruang tamu sambil menonton sinema malam minggu di Indosiar. Kemudian kurang lebih jam 11-an tiba2x terdengar suara DUARRR …. Not listening. Saat itu semua mengira kalau suara tersebut hanya suara gardu yang meledak. Tapi keesokan harinya, saya baca Bali Post dan …. ehhh ? Bali diBomb ? Skull.

Siapa yang ngira Bali yang damai-damai aja malah diBomb. Lomba Dance-Dance Revolution yang saya ikuti dan rencana diadakan di Matahari di Legian, Kuta pun akhirnya diundur hingga minggu depan (yeah, i play DDR). Rumah saya berada di perbatasan Panjer dan Renon. Jadi mungkin suara bomb itu berasal dari bomb yang ada di kedutaan (CMIIW), ah entahlah … saya juga kurang jelas (tapi suara bombnya sangat jelas).

Tapi itu semua kita anggap sebagai pesan dari yang diatas. Bahwa jangan terlalu meng-ekspoitasi Bali. Bahwa apa yang kita lakukan mungkin saja membuat orang lain tidak senang. Mengingatkan kita kembali bahwa di dunia ini segala sesuatunya mempunyai dua sisi. Ada baik pasti juga ada jahat (duh saya jadi kayak mau ceramah).

Kini Bali kembali berangsur pulih, janganlah dikotori lagi dengan tindakan-tindakan yang merusak. Saya sempet mikir setelah ada serangan teroris dengan tragedi WTC , 11 September 2001, Bomb Bali 12 Oktober 2002, apakah tanggal 13 November 2003 akan ada kejadian lagi … eh ternyata tidak Tongue.

Btw, acara dokumenter tentang bomb Bali yang ada di TVOne keren banget. Ada yang punya videonya gak ya …

Mudik ke kampung halaman

Tuesday, September 30th, 2008

Home sweet home, saat saya nulis tulisan ini saya lagi ada di Bali, kampung halaman saya Happy. Daripada kesepian di Surabaya ditinggalin temen-temen sekost pulang kampung, jadinya ya saya pulang kampung juga.

Lain halnya dengan si Giri yang entah kenapa nggak pulang kampung dan betah sebatang kara menghuni kost-kostan. Btw, selamat account Entrecardnya udah di-restored ya Gir.

Saya ke Bali dari Surabaya naik travel Grand Bali, berhubung lebaran maka harganya naik dari 150rb menjadi 200rb per kepala Big Grin. Berangkat tanggal 27 september pukul 18.00 WIB, tiba di bali tanggal 28 september pukul 08.30 WITA. Berangkat berdua sama adik saya. Pinter juga dia mesen tiket travelnya, saat semua orang pesen tiket ke Grand Bali untuk keberangkatan (emang pesawat) tanggal 27 september tapi gak dapet … eh adik saya sekali telpun langsung dapet Tongue. Anak itu emang bawaannya beruntung.

Di Bali ngapain ? sama siapa ? kemana ? Tidur, sendirian , di rumah aja Big Grin. Belum ada rencana mau kemana, paling-paling saya lagi makan yang banyak dalam rangka memperbaiki gizi Tongue, dan membentuk bodi (haiyah).

Rencana tanggal 2 september mau ke nikahan saudara sepupu dan tanggal 3 september balik ke Surabaya, cepet banget ?!@ iya, habis gak tenang ada di Bali tapi tugas akhir masih menanti di Surabaya.

Btw, saya baru merasakan gimana susahnya kalau mau ngenet di Bali. Sebenernya bukan susah, tapi mahal Tongue. Selain kembali ke cara dulu, yaitu koneksi pakai starone, saya juga ke warnet. Tapi di Bali harga warnet masih mahal, rata2x 4000-5000 rupiah perjamnya. Kalau saya ngenet 4 jam, udah habis deh 20rb Sad. Alternatif lain, ya ke tempat-tempat penyedia wi-fi yang ada di Bali.

Blog friendster pakai wordpress

Thursday, September 11th, 2008

Sekarang engine blog di friendster berubah menjadi wordpress. Hari ini baru saja dikirimin email sama tim friendster kalau blog saya yang di friendster telah dipindahkan ke platform blogging baru. Ah saya sih tidak ambil pikir karena blog saya yang di friendster terakhir update bulan februari. Lihat sendiri deh postingan terakhirnya apa …

Tapi kiseng-iseng ngeklik linknya dan wow … blog saya yang dulu kelihatan gak keren sekarang jadi keren dengan engine wordpress. Akhirnya friendster membuka matanya juga, tidak lagi menggunakan engine typepad yang sangat lama kalau di-load.

Ada yang menggelitik saya sedikit. Kalau friendster pakai wordpress, saya coba masuk ke dashboardnya isa gak ya … terus saya tambahin di URLnya /wp-admin/ dant ternyata jreng … saya masuk ke tampilan admin blog friendster dan … design tampilan adminnya disesuaikan banget dengan desain friendster yang putih, abu-abu, biru itu. Gak kebayang deh gimana capeknya team friendster mengutak-atik-utik-gelitik jeroannya wordpress Happy.

Trus ada 1 lagi yang masih membuat saya gak mau serius di blog friendster. URLnya puanjang buenerrr Big Grin. Sapa coba yang mau nginget URL yang panjang begini: http://permana2d.blog.friendster.com Tongue.

Wah, paling tidak friendster sudah mengupdate fiturnya menjadi lebih baiklah … salut deh buat teamnya friendster.

Lagi, masalah dengan HP

Wednesday, September 10th, 2008

Kayaknya saya bermasalah banget ya dengan Handphone (HP). Setelah bulan lalu saya menghilangkan 2 buah HP cewek saya sekaligus (1 HP GSM Sony Ericson dan 1 HP CDMA) kali ini saya bermasalah lagi dengan HP cewek saya Sad. Memang kli ini bukan saya penyebabnya … kemarin tuh HP doi (merk Samsung) tiba-tiba Rest in Pease alias tiba-tiba mati gak bisa nyala. Dicoba di-charge .. HPnya terasa panas tapi tetap gak bisa dinyalain. Karena belum ada 6 bulan a.k.a masih garansi, akhirnya dibawa ke service centernya samsung.

Disana , customer servicenya bilang :

Komponen intinya nge-drop , komponennya tidak ada diIndonesia jadinya harus di-inden dulu dari Singapore. Itu memerlukan waktu yang lama, anda akan kami telpon tiap minggu untuk memberi kabar selanjutnya

Wah, sepertinya bakal lama nih. Mungkin bisa lebih dari sebulan. Saya mikir-mikir lama disana apakah saya serahkan ke service centernya atau saya perbaiki aja di tukang HP. Tapi saya percaya ama service centernya tidak akan ada masalah yang beribet, jadinya ya saya serahkan saja.

Setelah saya serahkan, pulangnya, saya dagdigdug lagi. Saya sudah sering sekali baca di surat pembaca bahwa ketika mereka menyerahkan HPnya di service center (kebanyakan keluhan tentang Nokia) … lama sekali sampai hpnya selesai diperbaiki. Bahkan ada yang lebih dari 1 tahun. Aduh, saya jadi deg-degan. Jangan2x HP saya nasibnya sama.

Tapi saya positif thinking aja ama ama CSnya samsung. Mudah2xan tidak ada masalah apa-apa.

Browsing apa Searching ?

Wednesday, September 3rd, 2008

Coba jelaskan apa beda dua kata tersebut Happy ? Entah kenapa saya jadi ingat pertanyaan dosen saya dulu waktu semester 3. Sewaktu belajar matakuliah Interaksi Manusia & Komputer. Entah kenapa nggak ada yang jawab, mungkin karena kuliahnya diadakan pagi dan semua masih mengantuk (termasuk saya Tongue).

Akhirnya sang dosen menjawab sendiri pertanyaannya. Kalau browsing itu adalah kegiatan menjelajah di Internet untuk mencari informasi baru. “Apa bedanya dengan Searching ?” tanyaku dalam hati. Lalu sang dosen menjawab, kalau searching itu adalah kegiatan menjelajah di Internet untuk mencari suatu informasi tertentu. Lalu otak saya yang agak lemot kalau berpikir berat-berat langsung saja mengibaratkan dengan belanja. Ada belanja yang sekedar window shopping (ibaratnya browsing) dan ada yang belanja emang dari rumah niatnya mencari suatu produk tertentu (ibaratnya searching).

Kemudian pak dosen berbicara lagi “Jika kalian punya website ? apakah pengunjung yang datang dari hasil browsing atau searching ?”. Hmmm, dari sini saya mulai tertarik nih (sewaktu saya semester 3 dulu belum punya blog dan gak ngerti apaan itu blog). Pak dosen bicara lagi, kalau pengunjung website kalian dari hasil searching ? bagaimana caranya supaya mereka juga mau browsing di website kalian ? Kemudian saya menjawab dalam hati “Ya bikin konten yang menarik lah pak”. Dan pak dosen ikut-ikutan menjawab, “Jawabannya adalah konten. Selain konten ? tentu saja desain dan page loading halaman tersebut”. Kemudian pak dosen mulai menyinggung tentang web 2.0

Sekarang ini, aplikasi sebuah website sudah mulai samar perbedaanya dengan aplikasi desktop. Apa yang bisa dilakukan di desktop juga kini bisa dilakukan di web. Sekarang website tidak hanya sebagai sarana penyampaian informasi, tapi juga sebagai sebuah media yang interaktif, pengunjung tidak semata membaca apa yg ada di website tersebut, tapi juga berinteraksi dengan website tersebut … website yang seperti itu bisa disebut website yang mengusung tema web 2.0

Kata-kata diatas tidak mirip dengan yang dosen saya katakan, soalnya sudah lama sekali, sudah lupa. Setelah itu dibukalah sebuah website (lupa URLnya, sudah beberapa tahun yang lalu sih). Di website tersebut, kita bisa melakukan drag & drop elemen halaman. Saya yang dulu masih newbie untuk urusan web langsung aja “wow” (hilang deh nih ngantuk saya). Kalau sekarang sih sudah biasa ya, tapi beberapa tahun yang lalu sepertinya masih tergolong “wow”. Kemudian pak dosen berpesan (haiyah, berpesan) kalau nanti kalian membuat web, buatlah web yang mempunyai fitur yang interaktif.

Kembali ke masa sekarang, saya kemudian lihat blog saya. Apakah sudah ada fitur-fitur yang bisa membangun interaktif ya ? Hmm, paling cuma ada fitur standar komentar di tiap posting dan shoutbox di samping sidebar … rasanya sih itu cukup kalau untuk sebuah weblog.

Beli buku atau beli majalah ?

Sunday, August 31st, 2008

Well, jangan jawab ‘atau’ Big Grin. Iseng-iseng jalan-jalan ke toko buku Toga Mas (kenapa saya nggak ke Gramedia aja ya) untuk melihat apa ada sesuatu yang baru di dunia per-buku-an belakangan ini (haiyah, dunia per-buku-an).

Memang banyak sekali buku-buku IT yang baru terbit. Dan makin banyak juga buku-buku yang membahas tentang blog. Dulu pernah saya beli satu, tapi ketika membuka isinya … Sad. Akhirnya saya ga pernah lagi beli buku tentang ngeblog walaupun judulnya sangat-sangat menarik. Bahkan dulu pernah di Gramedia memegang sebuah buku selama kurang lebih 15 menit  berpikir "beli ? enggak ? beli ? enggak ?".

Kebanyakan buku-buku yang membahas tentang nge-blog itu isinya tidak jauh berbeda dengan panduan-panduan ngeblog yang banyak beredar di internet (kalau tidak bisa dibilang sama). Bukannya pelit duit, tapi selagi masih bisa dicari di internet kenapa harus beli bukunya ? Lagipula, saya sudah terlanjur bayar mahal untuk akses internet unlimited, jadi budget untuk beli buku dikurangi.

Akhirnya, karena ingin sekali baca sesuatu … saya beli deh tuh majalah PC Media. Saya beli yang edisi ekonomis. Nah, ini sempet bikin saya bingung jg. Majalah PC Media ada yang versi ekonomis ada yang versi reguler. Hampir 10 menit saya jongkok di toga mas sambil bertanya-tanya "ekonomis ? reguler ? ekonomis ? reguler ?" …. trus bertanya-tanya deh dalam hati …

Apa sih yang saya inginkan dari majalah ini ? isinya tentu saja .. tapi saya bingung lagi, apakah isi versi reguler dengan versi ekonomis berbeda ? Nah ini yang bikin tambah bingung … andaikan saya terhubung ke internet, mungkin searching dulu deh ke majalah PC media Tongue. Tapi akhirnya, saya beli yang edisi ekonomis.

Dan, pada akhirnya … saya beli majalah/tabloid daripada beli buku.

Btw, di majalah PC Media edisi ekonomis yang saya beli ada program penangkal virus yang bagus , PC MAV namanya Big Grin semua pasti udah tau ya. Bagi yang perlu PC MAV, bisa didownload disini.