Error ‘is not zip archive’ pada Composer

Jika pada saat melakukan composer update dan mengalami error ‘… is not zip archive’, maka solusinya:

  • Jalankan perintah composer config cache-dir, untuk melihat folder cache composer
  • Hapus isi dari folder tersebut, kemudian jalankan ulang composer update

nb:
Jika pemirsa sekalian bingung maksud tulisan ini, ini hanya sekedar catatan error yang saya alami. Saya catat jikalau saya mengalami error yang sama, tidak perlu repot mencari ulang solusinya

Perbandingan IDE untuk PHP

Udah lama enggak posting ya, habis bingung mau posting apa. Lagian saya sudah enggak terkoneksi pakai speedy unlimited lagi, jadi ngenetnya engga bisa sepuasnya deh. Iseng-iseng browsing di feed saya nemu sebuah postingan yang unik dari smashingmagazine, yaitu tentang perbandingan IDE untuk PHP.

Hmm, kenapa baru nemu sekarang ya. Disaat pilihan saya sudah jatuh ke Netbeans PHP. Tapi tulisan ini sedikit banyak akan membantu para PHP mania yang kebingungan mau pakai IDE apa. Tabel lengkap perbandingan bisa dilihat di google spreadsheet.

Continue reading

File gambar yang ternyata .zip

Iseng-iseng jalan-jalan di kaskus.us saya menemukkan hal yang unik. Apa itu ? yah, saya baru saja tahu kalau kita bisa menyembunyikan sebuah file .zip ke dalam sebuah gambar Whew. Singkatnya, coba lihat gambar dibawah ini.

bayi lucu bermata sipit

Wawawa, bayi siapa tuh ? eh, ga tau juga, yang pasti anak orang. Tapi jangan salah, dibalik foto bayi bermata sipit tersebut terdapat sebuah file ZIP. Lho kok bisa ? Simpan gambar tersebut, kemudian ubah ekstensi gambar tersebut dari jpg ke .zip. Bisa ? nah sekarang coba di extract. Gimana hasilnya ?

mengubah format file

Saya sendiri baru tahu ada hal beginian. Dan juga bingung untuk apa ya kira-kira tehnik ini dimanfaatkan.

How to play … ?

Caranya sebenarnya mudah saja, berikut panduan step-by-stepnya:

  1. Buat sebuah folder, sebagai contoh, saya buat folder di drive D:\ dan saya namakan folder tersebut Latihan.
  2. Letakkan 2 buah file di folder Latihan tersebut, sebagai contoh saya letakkan file bayi-sipit.jpg dan downloadfileini.zip. Kurang lebih hasilnya seperti gambar dibawah.

    screenshot

  3. Kemudian buka command prompt dengan cara Start | Run, ketik cmd, atau tekan tombol Windows + R, ketik cmd.
  4. Pada command prompt tersebut, pindah ke direktori D:\Latihan. Setelah berada pada direktori Latihan, ketikkan perintah copy /b bayi-sipit.jpg + downloadfileini.zip bayi-sipit.jpg. Perhatikan spasi. Kemudian tekan ENTER, lebih jelasnya lihat gambar dibawah.

command prompt

Yup, selesai deh. Lho terus ? nothing happen nih. Hehehe, coba deh sekarang diubah file bayi-sipit.jpg tadi ke format .zip trus diextract. Btw, saya baru tahu ada yang beginian, jadi kalau misalnya repost mohon maaf ya … Big Grin.

Custom Feedburner FeedCount

Bagi pengguna feedburner pasti sudah akrab dengan tampilan feedburner feedcount. Gambar itu menunjukkan jumlah angka dari berapa banyak user yang subscribe ke feed web/blog. Gambarnya memang cukup simpel dan warnanya bisa diubah sesuai keinginan. Tapi saya tidak puas dengan tampilan yang seperti itu, selain tidak match dengan design blog.

Akhirnya teringat akan Awareness API-nya feedburner. “Mungkin ada sesuatu yang bisa kulakukan dengan ini” Pikirku. Dan ternyata memang iya. Dengan Awareness API dari feedburner, kita bisa melakukan berbagai macam hal. Yang pertama saya lakukan adalah bagaimana supaya jumlah subscriber bisa ditampilkan dengan teks biasa.

Akhirnya nemu sepotong kode yang memberi pencerahan. Lupa nemuinnya dimana karena begitu dapet langsung di-save di google notebook, dan halamannya aku close. Males nyarinya lagi di history. Btw, kodenya sebagai berikut :

function get_feedburner_count( $uri, $display = 'true', $format = 'true' ) {

// Construct URL
$apiurl = "http://api.feedburner.com/awareness/1.0/GetFeedData?uri=" . $uri;


// Initialize the Curl session
$ch = curl_init();


// Set curl to return the data instead of printing it to the browser.
curl_setopt( $ch, CURLOPT_RETURNTRANSFER, 1 );

// Set the URL
curl_setopt( $ch, CURLOPT_URL, $apiurl );

// Execute the fetch
$data = curl_exec( $ch );

// Close the connection
curl_close($ch);


// Parse XML
try {
@$xml = new SimpleXMLElement($data);
$fcount = $xml->feed->entry['circulation'];
} catch ( Exception $ex ) {
// echo 'Caught exception: ', $ex->getMessage(), "\n";
$fcount = "?????";
}


// Display or Return, Formatted or Unformatted
if( $display ) {
if( $format )
echo number_format( $fcount, 0, '.', ',' );
else
echo $fcount;
}else
return $fcount;

}

Aku simpen file tersebut dengan nama fb-count-reader.php. Kemudian aku buat file yang namanya test.php untuk menjalankan kdoe tersebut. Isinya kodenya :

<?php

include("fb-count-reader.php");

$result = get_feedburner_count(http://feeds.feedburner.com/mypermana);
echo $result;
?>

Cukup mudah ya ? Sekarang tinggal menjalankan file test.phpnya.Btw, kalau kalian mencoba script diatas dan ternyata mendapatkan nilai 0, hal tersebut bukan error di script. Itu karena feedburner terlambat melakukan update jumlah subscriber. Hal ini yang bikin saya gak jadi pake di blog saya. Nggak enak kan klo yang kelihatan jumlah subscribernya 0 Big Grin. Sebenarnya untuk pengguna wordpress sudah ada pluginnya. Namanya FeedCount. Jadi tidak usah repot-repot seperti diatas.

Btw, kenapa kalau saya memakai feedcount feedburner yang biasa tidak pernah muncul jumlah subscribernya 0 ? Kurang tahu detilnya, tapi sewaktu saya browsing2x (lupa lagi nyimpen alamat URLnya – malas cari di history), feedcount itu kan gambar yang di-generate sewaktu feedburner meng-update jumlah subscriber, kemudian disimpan. Jika suatu saat ada yang akses, dan jumlah subscriber 0 (masih belum di-update), maka akan ditampilkan gambar yang terakhir disimpan. Kecuali memang bener-bener gak ada yang pernah subscribe di feed tersebut Big Grin.

Apakah sudah pusing ? kalau belum akan saya lanjutkan sedikit Tongue. Kalau sudah, silahkan langsung tinggalkan komentar Big Grin. Btw, jika menggunakan cara diatas, maka file (yang berekstensi .php) perlu ditaruh di server yang support PHP. Cobain aja hosting PHP gratisan yang paline enak saat ini, 000webhost. Waktu saya nulis artikel ini baru kepikiran untuk melakukannya menggunakan javascript. Ngedapetin response XML nya menggunakan xmlHttpRequest. Trus di-parse pake kode javascript. Hmm Thinking, cuma baru sebatas angan-angan. Karena sewaktu mau mencoba … kok langsung pusing ya Big Grin. Akhirnya demi kesehatan mata dan pikiran saya nggak jadi bikin. Mending browsing aja di Google, pasti sudah ada yang bikin.

Buka link di halaman baru

Kemarin waktu ngomong-ngomong tentang blog ama temen saya si aldo, setelah ngobrol sana sini saya baru menyadari tentang link (blogroll) yang dibuka pada halaman yang sama kalau kita klik. si aldo bilang katanya harus menambahkan code target="_blank" pada setiap link yand ada.

Saya langsung terpikir, oh iya … kenapa sampai bisa lupa menambahkan target="_blank" pada link blog ya. Kok bisa lupa gitu lhoo . Ah menambahkan di setiap link ? mungkin itu waktu dia masih pake template blogger classic. Kalau blogger new kan bisa diakali. Dan ternyata akhirnya bisa, cukup dengan hanya menambahkan target="_blank" sekali, maka link blog akan terbuka pada halaman yang baru. Seperti dibawah ini:

new tab link

Saya sampai terheran-heran pada diri sendiri. Kok bisa sampai nambahin target="_blank" aja gak kepikiran Big Grin, duh harus mulai lebih teliti nih sekarang.

Technorati Tags: ,

   

del.icio.us Tags: ,

Visual studio 2008 Express Edition

Saya baru saja mencoba Visual studio 2008 Express Edition, alias yang versi gratis. Yang saya coba install disini adalah Visual Basic (VB) dan Visual Web Developer (VWD).

Pertama kali, saya coba buka Visual Web Developer. Tidak ada yang begitu mencengangkan, hanya saja sekarang pada bagian Toolboxnya sudah ada tool untuk keperluan AJAX. Tidak perlu lagi menginstall manual. Selebihnya saya rasa sama. Memang belum mencoba untuk keperluan database sih, tapi rasanya nggak jauh beda kok. Terus sepertinya ada yang beru dengan CSS dan Javascript (atau Jscript mungkin). Untuk keperluan web memang masih lebih memilih PHP. Tapi saya mencoba-coba Visual Web Developer supaya sekedar tahu seperti apa yang versi 2008nya. Ternyata tidak ada yang terlalu membuat betah berlama-lama membuka VWD. Mungkin nanti jika sudah ada ebook atau bukunya, saya buka-buka lagi VWD.

Terus yang Visual Basic, entah apa yang beda. Tapi ada istilah WPF. Belum sempet nyoba sih karena belum sempat aja. Rasa-rasanya selebihnya sama saja. Mungkin nanti saya liat bagian what’s new in Visual Studio. Tapi lagi-lagi males. Tunggu nanti ada ebooknya aja baru buka-buka lagi.

Gimana dengan Visual C dan C++ dan lain-lain ? wah saya tidak install karena saya tidak bisa pemrograman C. J++ ? ah mending pakai java yang asli.