Permana Jayanta

Web Developer

Flash dan Google

flash-google Kalau dulu, web designer sedikit mikir untuk membuat web yang berisi elemen Flash atau bahkan website yang full Flash. Kenapa ? yah, dulu Google belum bisa meng-index file yang bertipe Flash karena belum bisa mengartikan konten yang ada didalam file Flash tersebut. Para web designer harus kerja ekstra supaya elemen Flash/web yang full Flash tersebut tetap bisa di-index oleh Google dan tetap bisa tampil pada hasil pencarian di search engine lainnya.

Tapi kini Google telah meningkatkan kemampuannya dalam mengartikan konten yang terkandung didalam Flash. Mungkin ini bukan berita lama karena artikelnya sendiri sudah di-publish di blognya google tanggal 30 juni, tapi paling tidak bisa memberi tahu yang lain yang mungkin belum tahu. Bagi yang lebih suka baca yang berbahasa inggris silakan lihat pada bagian sumber dibagian bawah artikel ini.

Kembali ke Flash dan Google. Kini kemampuan Google mengartikan konten Flash sudah meningkat, pokoknya semua tipe SWF sudah mulai bisa diartikan dan di-index oleh Google. Apa yang akan di-index oleh Google adalah text yang tampil didalam Flash tersebut dan kalau didalam Flash tersebut ada URL, Google akan memperlakukannya sama seperti URL dihalaman web HTML.  Pokoknya asalkan ada text (bukan gambar yang ada teks, tapi teks yang diketik) maka Google akan mampu meng-index-nya. Peningkatan ini bisa dilakukan berkat algoritma baru yang dikembangkan Google dan juga dengan adanya teknologi Adobe dengan SWF Librarynya. Dan Google melakukan index bukan dengan cara me-decompile file Flash atau mengekspose kode ActionScript, tapi murni sebagai pengunjung website yang statusnya Bot.

Ada beberapa keterbatasan pencarian Google terhadap Flash :

  • Seperti yang sudah disinggung tadi, Google masih belum bisa mengerti teks yang tampil didalam gambar dalam sebuah Flash.
  • Google belum bisa membaca isi file FLV (salah satu format Flash) karena file tersebut tidak mengandung teks (teks yang diketik).
  • Karena Google baru mulai untuk meng-index file Flash, mungkin kalau kalian iseng mencari file Flash, yang tampil hanya "Loading …", "Copyright", "Please wait". Karena pesan tersebut biasanya yang dipakai web desainer untuk ditampilkan selama proses menampilkan Flash masih berjalan. Dan karena Googlebot adalah robot, maka teks itulah yang di-index pertama kali (dan karena kelamaan loading akhirnya GoogleBotnya kabur Tongue *bcanda*). Jadi mungkin sekarang saatnya merubah teks yang tampil saat loading Flash.
  • Google tidak bisa mengeksekusi beberapa tipe Javascript. File Flash tidak bisa di-index kalau ditampilkan menggunakan Javascript. Kasus yang ini sama seperti kasusnya Google yang tidak bisa meng-index konten yang ditampilkan menggunakan Javascript (AJAX), … CMIIW.
  • Kalau didalam Flash tersebut ada file dokumen yang di-load, maka Google akan menganggap dokumen tersebut sebagai bagian terpisah. Bukan konten dari Flash.

Kenapa sih ribet banget Flash dalam urusan search engine ?
Flash dan file HTML biasa jelas beda. Walaupun Google sudah bisa mengartikan file Flash, bukan berarti Flash sudah search engine friendly. Beberapa alasannya :

  • Flash tidak menggunakan tag <h1> atau <p> untuk membedakan tipe teks. Maka dari itu, sulit untuk dimengerti oleh Search Engine seberapa pentingkah teks tersebut. Bahkan, kadang untuk membuat sebuah teks biasa saja sampai menggunakan beberapa layer untuk menghasilkan efek teks yang keren.
  • Biasanya, pada website yang full Flash, walaupun kita sudah browsing banyak URL halamannya akan tetap sama. Kita tidak bisa nge-link konten yang di-generate oleh Flash, karena URLnya tidak menunjukkan ke kontent tersebut. Oleh karena itu, website yang full Flash biasanya hanya URL homepagenya saja yang di-index.
  • Web yang full Flash akan sulit untuk mendapatkan rangking. Karena tidak adanya internal link. Banyak link dalam sebuah website berpengaruh dalam rangking Search Engine. Karena struktur Flash kurang teratur, makanya sulit mendapat rangking.

Harus gimana dong supaya rangking bisa mengingkat kalau punya situs Flash ?
Jika mungkin, hindari website yang full Flash dan gunakan elemen Flash seperlunya saja. Dan pada saat menggunakan Flash didalam website, ada beberapa tips yang mungkin boleh dicoba supaya bisa dapet rangking yang lebih baik :

  • Masukkan teks dan link yang ada didalam file Flash kedalam sebuah teks HTML biasa dalam halaman yang sama. Jadi kalau teks/link yang ada didalam file Flash tidak sampai di-index paling tidak HTMLnya bisa di-index.
  • Gunakan Javascript-CSS untuk mencari tahu apakah pengunjung mampu menampilkan Flash atau tidak. Gunakan CSS Div untuk menampilkannya. Pengunjung website biasa akan melihat file Flash dan pengunjung yang tidak bisa bisa (search engine) akan melihat versi HTML.

Repot ya kalau pake Flash? Iya memang, tapi karena Flash itu membuat desain website menjadi menarik dan sudah di-support semua browser, maka Flash tetap saja sering digunakan. Apakah blog ini menggunakan Flash ? Hehe, buru-buru pake, buat Flash aja aku blum bisa Big Grin. Ada yang mau ngajarinkah ?

Sumber:

11 Comments

  1. pertamaaaaxxxxxx!! *joget2 india*

    iya juga yah.. untung aku ga pake flash…. *lagian ga ngerti bikin flash*

  2. wahhhhh kakagak ngerti deh apa maksudnya…. tapi yang penting bisa ngeblog…thank infonya…..*kedua deh*

  3. flash lbh aksesibel, google jg lbh mau ngebaca teksnya..akuuur..

  4. Wah3x makasih buat infonya kebetulan saya suka sekali dengan flash

  5. kirain telkom flash yang suka error itu hehehe :))

  6. flash? dari 4 tahun lalu aku belajar flash nggak bisa” 🙁

  7. Ya emang Flash Menarik tapi itu yang membuat.. ribet Search Engine… saya mah udah bisa sih… belajar flash dikit-dikit….

    soalnya sering dicoba…..
    http://dunia-blogger.blogspot.com

  8. flash ci maka nya enak banget walaupun sulit tapi mkainy enak ko…

  9. Nice article,
    wah..sayangnya google tdk bisa baca flash, padahal banyak perusahaan gede yang web nya pake full flash, seperti tacobell.com. Kalau susah dapat ranking di google, bisa diakalin dengan bikin blog sebagai penunjang website.

  10. hai..! kawan2.. semua, sipakah dapat tolong saya untuk mendapatkan mengenai panduan servis alat elektronik seperti tv?

  11. tp nanti flash jg bakal dikembangkan lg..,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2019 Permana Jayanta

Theme by Anders NorenUp ↑