Luar biasa bagaimana hidup berubah drastis. Dari bahagia menjadi sedih dalam sekejap mata. Dari tangis menjadi tawa. Sendiri dalam keramaian, terganggu dalam kesendirian.

Sedih tangis tawa marah, mengisi cerita kehidupan. Yang kalau dilihat di akhir cerita, semuanya terasa indah.

Dahulu dari orang yang selalu termotivasi untuk mempelajari banyak hal, mampu menyelesaikan banyak pekerjaan, tidak pernah mau kalah dalam hal pencapaian.

Kini menjadi orang yang merasa cukup dengan apa yg sudah dimiliki sekarang. Hilang ambisi untuk mendapatkan sesuatu yang lebih. Berkurang kemampuan untuk menuntaskan pekerjaan.

Tak pikir karena mulai bijak mensyukuri apa yg sudah dimiliki. Tapi ternyata karena hal-hal yang mampu membuat termotivasi, tidak lagi ada seperti dulu, lebih tepatnya tidak lagi lengkap seperti dulu.

Terkadang iri melihat orang lain yang masih mendapatkan dukungan penuh, mampu meraih pencapaian terbaiknya. Tapi harus bisa memaksimalkan apa yang ada.

Memang dukungan yang tidak seperti dulu lagi bukanlah alasan bagi kita untuk tidak bisa meraih versi terbaik dari diri kita. Tapi ternyata sumit untuk dipraktekkan.