Permana Jayanta

Web Developer

Category: Browser (page 2 of 2)

Tanggal Rilis Mozilla Firefox 3

mfirefox

Nah, bagi para fans browser Mozilla Firefox yang sudah kepengen banget memiliki versi terbaru dari browser tersebut. Secara resmi Mozilla mengumumkan bahwa Firefox 3 akan dirilis pada hari Selasa, 17 Juni 2008 (waktu setempat mungkin).

Saya sarankan untuk mendownload pada tanggal tersebut. Kenapa ? buka saja posting saya sebelumnya tentang misi browser Firefox untuk masuk Guinness Book of Record.

Sebelumnya saya belum pernah mencoba versi RC (Release Candidat) karena memutuskan, mending ntar aja pas sudah ada versi stablenya. Dan ternyata, .. akhirnya datang juga tanggal perilisan Firefox.

Sebenarnya kenapa sih saya begitu suka dengan browser yang satu ini ? Well, bukan kenapa-kenapa. Firefox mempunyai semua plugin yang saya sukai, terutama untuk urusan ngoprek-ngoprek web. Bisa ganti-ganti theme, hehehe.

Yup, cuma ngasi tau itu aja teman-teman. Bagi yang suka silahkan didownload pada tanggal tersebut.

Mencuri password di Warnet

Sebenernya sih bukan mencuri, cuma supaya lebih heboh saya pakai judul diatas. Tapi yang penting kan hasilnya. Sama-sama dapet username dan password orang. Dan ini bisa dilakukan di warnet. Sebenernya ini sih bukan tips spesial. Hanya memanfaatkan fitur browser aja, mungkin sudah ada yang lebih dulu pernah mencoba. Jadi setelah membaca posting ini harap lebih berhati-hati jika browsing-browsing dan memasukkan data penting di warnet.

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Ini cuma trik biasa aja. Tidak ada program khusus, hanya memanfaatkan browser Mozilla Firefox. Haah, Firefox ? Surprise Browser kesayangan saya ternyata bisa membawa marabahaya. Simak saja trik berikut ini

Langkat pertama, cari warnet. Kalau bisa cari warnet yang nggak pakai aplikasi deepfreeze. Kalau ga tau apa itu deepfreeze, googling aja di Google ( ya di Googlelah, masa Googling di Livesearch).

Berikutnya buka Firefox. Kemudian buka Tools > Options > Security.

Kemudian, klik tombol Show Password …

Jendela Remember Passwords akan terbuka, di jendela tersebut. Klik Show Password. Jika ada pertanyaan OK OK aja. Dan … Voila, password dan username serta alamat web dimana username/password itu bisa digunakan akan terlihat.

Jadi sekali lagi bagi yang suka browsing pakai Firefox DI WARNET. Nah lho, saya tekankan tuh di warnet. Saat anda memasukkan username/password di browser Firefox di warnet, pilih saja pilihan Never for this Site atau Not Now. Hal ini supaya Firefox tidak mengingat username/password anda.

Ternyata dibalik matinya koneksi speedy (yang membuat saya internetan ke warnet) ada hikmahnya juga. Paling gak sudah ada 20 lebih username/password yang saya punya Devil. Kebanyakan sih username/password Friendster. Gak ada nomor kartu kredit Sad. Hehe, kalaupun ada gak bakal saya bilang. Btw, yang merasa pernah ke warnet di Surabaya terutama daerah Rungkut dan Ketintang (ini daerah yang paling parah warnetnya, kebanyakan ga ada security) harap rubah aja deh passwordnya Big Grin.

Persingkat waktu searching di Firefox dengan search bar

Fitur search pada browser memang sudah menjadi standart. Mulai dari Apple Safari sampai Internet Explorer punya search barnya masing-masing. Bagi saya berguna banget fitur ini. Dengan adanya fitur ini jadinya kita gak perlu lagi buka situs google.com hanya untuk mengetikkan kata kunci trus klik search. Cukup buka tab baru terus ketik kata kunci. Jauh lebih cepat.

searchbar Dan lebih enaknya lagi, pada browser firefox karena search enginenya pun bisa ditambah. Tidak hanya search engine dari Google.com aja, LiveSearch pun bisa ditambahkan. Bahkan, asal anda membuka sebuah situs yang ada fitur searchnya, maka firefox akan secara otomatis mengenali search pada situs tersebut dan memberikan anda opsi apakah akan ditambahkan ke daftar search engine.

Enak ya, karena fitur ini pula kegiatan browsing saya jadi lebih mudah. Dan sampai saat ini, sudah ada beberapa search engine yang terdaftar di firefox saya. Bisa dilihat di screenshot sebelah kiri. Ada Yahoo search, Amazon.com, Wikipedia, Alexa, Technorati, Facebook, dan masih banyak lagi.

Tapi masih ada juga yang lebih memilih cara-cara primitif Big Grin yaitu dengan cara membuka halaman search engine trus mengetikkan kata kunci. Hmm, bagi yang internetan pakai volume based mending dihemat deh bandwidthnya dengan cara memanfaatkan searchbar.

Btw, udah berapa search engine yang ada di browsermu ?

Internet Explorer Developer Toolbar

Lama berbrowsing ria dengan Firefox membuat saya lupa dengan Internet Explorer. Salah satu hal yang bikin saya suka dengan Firefox adalah adanya plugins yang sangat cocok untuk web developer. Diantaranya firebug dan web developer. Ternyata di Internet Explorer juga ada yg seperti itu. Namanya IE developer toolbar. Bisa didownload disini.

Salah satu yang bikin Firefox unggul adalah Firefox lebih akrab dengan web developer. Dengan adanya fasilitas error console, para web developer ini bisa lihat bagaimana halaman web mereka, apakah ada error atau apa. Kalau mau yg lebih advance ada firebug. Kalau untuk saya pribadi cukup pakai web developer tools, sebuah plugin yang berisi beberapa fungsi yg sangat menarik dan berguna.

iedevtab

Nah, tidak mau kalah dengan Firefox, ternyata di IE juga ada yg seperti itu. Malah sudah lama, namanya IE developer tab. Seperti yang terlihat pada screenshot diatas, toolbarnya ada di bagian bawah browser. Ya, mirip seperti Firebug. Saya belum sempat nyoba-nyoba, tapi sekilas sih tampak meyakinkan tool ini.

Yang membuat saya tertarik adalah fitur untuk meng-outline elemen dalam suatu halaman web. Saya seneng dengan fitur yang sperti itu. Trus bisa meng-explore layout suatu halaman web pula dan ditampilkan dalam bentuk tree view. Hehe, keren deh. Btw, Opera ada Developer toolsnya juga gak ya ? Safari ? Hmm buru-buru deh.

Bookmark di Browser sama pentingnya seperti Phonebook di HP

Bookmark yang dimaksud disini adalah daftar link situs-situs yang disimpan. Istilah beken di Internet Explorer : Favorites. Saya merupakan tipe orang yang ‘kalau mudah, mengapa dipersulit’. Begitu juga untuk urusan browsing. Banyak situs yang sudah saya kunjungi, banyak situs yang menarik. Tapi tidak mungkin saya hapalkan semua alamatnya. Maka dari itu saya simpan linknya di bookmark.

Tapi sudah sebegitu pentingkah bookmark di browser ? Yah, bagi saya hampir seperti phonebook di HP. Yang kalau hilang bakal bingung. Bedanya kalau bookmark hilang, masih bisa search di Search Engine. Tapi kalau phonebook … ya hilang habis.

Sudah lebih dari puluhan link yang ada dibookmark firefox saya. Semuanya bukan sembarang bookmark. Kalau untuk bookmark yang diperlukan sesaat biasanya saya bookmark lewat del.icio.us atau technorati.

Maka dari itu, sejak mulai sekarang saya rajin mem-backup bookmark 😀

My installed Firefox extension

Daftar add-ons yang saya install pada Mozilla Firefox saya. Mozilla Firefox semakin digandrungi karena kecepatannya dalam membuka halaman website dan juga keamanannya yang lebih baik dari Internet Explorer. Selain itu, fitur yang membuat orang-orang betah dengan Mozilla Firefox adalah kemampuannya yang bisa diinstall add-ons yang menarik.

Berikut saya berikan review add-ons Mozilla Firefox yang saya install.

1. ChatZilla
chatzilla-iconSebelumnya saya sudah sempat berikan sedikit ulasan tentang ChatZilla. Untuk lebih lengkapnya bisa lihat review saya sebelumnya tentang chatting di IRC. Saya review secara singkat saja disini. ChatZilla digunakan untuk melakukan chatting di IRC room. Kalau kalian tahu mIRC fungsinya sama seperti itu.

ChatZilla
screenshot ChatZilla

2. FasterFox
icon-fasterfox Rasanya hampir semua pengguna Mozilla Firefox install extension yang satu ini. Yup, fungsinya untuk mempercepat loading halaman web. Extension yang simple tapi sangat berguna. Dengan Fasterfox, berapa lama halaman web dapat ditampilkan secara utuh bisa dilihat pada status bar bagian kanan.

fasterfox 
fasterfox pada statusbar

3. FireFTP
fireFTP-icon FireFTP fungsinya adalah sebagai FTP client untuk upload file ke server FTP. Extension ini sangat berguna bagi saya karena memudahkan upload file ke FTP server tanpa harus membuka jendela baru. Cukup dengan hanya membuka FireFTP pada tab baru. Namun tetap FireFTP bisa dibuka pada jendela baru dengan merubah options.

fireFTP-screnshot 
screenshot fireFTP

4. Minimize to tray
extension-mozilla Extension yang satu ini berguna untuk menampilkan Mozilla Firefox pada system tray daripada di taskbar. Btw, saya memang tidak suka kalau ada window yang bikin taskbar penuh. Untung ada extension ini, jadinya bisa dipindah ke system tray. Extension ini juga bisa diinstall pada Mozilla Thunderbird.

5. FireShot
fireshot-icon Nah, extension yang satu ini yang selama ini saya cari-cari. Fungsinya buat apa sih ? Fungsinya adalah mem-foto/meng-capture keseluruhan halaman web menjadi sebuah gambar. Jika perlu bisa dibuka otomatis pada program editor gambar seperti Adobe Photoshop. Setelah extension ini diinstal, maka kalian dapat mengaksesnya pada bagian kanan-atas browser.

FireShot ini sangat berguna bagi saya karena dengan ini saya bisa meng-capture halaman web yang memiliki design yang bagus sebagai bahan inspirasi.

6. MetaProducts Integration
metaproducts-icon Extension yang satu ini berguna untuk mengintegrasikan produk-produk dari Metaproduct ke dalam Mozilla Firefox. Disini saya meng-integrasikan MassDownloader. MassDownloader sendiri gunanya adalah sebagai download manager. Setelah MassDownloader diintegrasikan dengan Mozilla Firefox, maka jika ada link yang menuju file .zip atau file-file yang perlu didownload, maka cukup dengan meng-klik kanan link tersebut dan pilih menu MassDownloader -> Download this file.

7. Mime Edit
mime-edit-icon Extension yang satu ini jarang saya pakai. Tapi cukup penting untuk mengatur bagaimana dan dengan apa sebuah Mime Type nantinya di-handle.

8. AVG Safe Search & AVG Security Toolbar
avg-icon Extension yang satu ini ter-install secara otomatis saat anda install AVG versi 8.0 ( tentunya dengan men-centangi opsi utk menginstall extension ini). Fungsinya sangat berguna untuk keperluan browsing saya. Sebagai contoh saat saya searching Crack/Serial Number aplikasi di situs Google, maka secara otomatis AVG akan mengidentifikasi situs mana yang aman untuk dikunjungi.

Jaman sekarang ini file-file berbahaya juga bisa terdapat pada halaman situs lho. Jadi tetap waspada.

Akan tetapi, dengan adanya extension ini, kegiatan browsing saya jadi sedikit terganggu. Sebab, saat akan mengunjungi suatu situs, maka AVG akan melakukan scan terlebih dahulu ke link yang kita tuju, apakah aman untuk dikunjungi atau tidak. Walaupun prosesnya hanya sepersekian detik, tapi dengan adanya jeda tersebut membuat sedikit ketidaknyamanan pada kegiatan browsing saya.

bagi yang speed internya pas-pasan, mending dipertimbangkan lagi untuk menginstall extension ini.

9.Web Developer
webdeveloper-icon Extension ini sangat saya suka. Sangat Suka. Bagi para web designer atau web developer sebaiknya install extension ini. Sebab banyak yang bisa dilakukan dengan adanya Web Developer.

Fungsi yang paling saya suka disini adalah kita bisa melihat kode CSS dari sebuah situs dengan hanya satu klik. Kita juga bisa meng-identifikasi apa saja element-element halaman web tersebut, identifikasi selector suatu element, dan masih banyak lagi. Perlu tersendiri untuk membahas Web developer ini. Tapi sebaiknya install saja extension ini.

Apple Safari browser

Baru saja kemarin saya install browser Apple Safari Beta 3.0 versi Windows. Pendapat saya tentang Safari bagus banget. Tunggu sapai ada versi rilisnya maka Safari akan segera menjadi default browser saya. Safari sepertinya benar-benar bisa menjadi browser yang memiliki perpaduan kemampuan Internet Explorer dengan Firefox.

Yang keren dari safari:

Tampilan aplikasi Safari benar-benar sesuai harapan saya. Desain berwarna abu-abu bergaya besi. Yang paling saya sukai disini adalah. Font Smoothing-nya. Yup, font smoothing di Safari menurut saya jauh lebih baik daripada di Internet Explorer. Coba saja kalian lihat huruf-huruf di browser Safari. Benar-benar mulus. Di firefox tidak ada font smoothing, tapi saya belum coba versi 3.0-nya karena nanti takut skin,themes,add-ons Firefox untuk versi 2.0 hilang kalau saya upgrade ke versi 3.0. Coba juga lihat apabila kalian mengisi sebuah form (misal saja sewaktu kirim message di Friendster). Saat kalian focus di textbox subject messagenya, maka textbox tersebut akan dikelilingi warna biru yang menandakan textbox tersebut sedang ter-fokus. Hal ini membantu sekali karena terkadang saya salah mengetikkan sesuatu tidak pada tempatnya. Desain textbox, tombol, combo-boxnya, dan lain-lain benar-benar sama dengan yang ada di Mac. Hal tersebut juga yang membuat saya senang dengan tampilannya.

Soal membuka halaman web, Safari tergolong sangat cepat. Entah karena koneksi StarOne saya kebetulan cepat atau kenapa, tapi sewaktu membuka Friendster dan Facebook terasa sangat cepat. Sampai saya tidak sadar halamannya telah terbuka, karena biasanya di firefox, saat saya akan membuka halaman facebook dan friendster saya selingi dengan membuka Microsoft Outlook.

Loading aplikasi saat start-up juga cepat. Jauh lebih cepat dari Firefox dan sedikit lebih cepat dari Internet Explorer. Itu yang bikin saya untuk menjadikannya default browser segera setelah versi rilisnya keluar.

Yang mengganjal di hati:

Namun ada beberapa hal yang terasa mengganjal di hati saya. Saat membuka link terkadang dibuka pada tab baru, terkadang pada jendela baru. Memang hal tersebut bisa disetting, tapi tidak ada settingan supaya setiap kita melakukan klik pada link yang “target=_blank” supaya dibuka pada tab baru. Yang ada hanya kita harus melakukan CTRL+Click untuk membuka pada tab baru atau jendela baru. Mudah-mudahan hal tersebut nanti diperbaiki. Saya mau usul ke Applenya Cuma bingung lewat mana.

Hal kedua yang mengganjal di hati adalah saya seperti merasakan DeJaVu dengan Internet Explorer. Saat loading halaman google-maps, kemudian pindah tab ke halaman friendster, terus pindah tab lagi ke halaman google-maps, sebagian halaman friendster (iklan di kiri kananya yang iTalentStar itu) terlihat di halaman google-maps. Hal ini sering saya alami sewaktu menggunakan Internet Explorer, sekarang terasa lagi di Safari. Mudah-mudahan di versi rilis nanti hal tersebut juga hilang.

Save halamannya. Entah kenapa tidak ada Save as webpage. Adanya Cuma save sebagai file HTML biasa. Jadi gimana saya mau simpan halaman yang ada gambarnya ? terpaksa deh print ke PDF. Hal ini juga yang sangat mengganggu.

Kemudian ada beberapa keanehan (klo tidak bisa dibilang bug). Coba saja dilakukan klik pada judul jendela Safari. Terkadang style safarinya berubah menjadi style windows biasa (pada tombol minimize, maximize, dan close). Yah namanya juga versi beta.

Kesimpulan:

Kesimpulannya saya suka banget dengan browser safari.Selain karena saya suka sekali dengan desain dan font smoothing yang membuat mata nyaman, saya sekarang bisa melakukan test aplikasi web pada Safari juga. Kalau dulu kan Cuma pada IE, FF, dan Opera saja.

Newer posts »

© 2019 Permana Jayanta

Theme by Anders NorenUp ↑