Permana Jayanta

Web Developer

Category: SEO (page 2 of 2)

Flash dan Google

flash-google Kalau dulu, web designer sedikit mikir untuk membuat web yang berisi elemen Flash atau bahkan website yang full Flash. Kenapa ? yah, dulu Google belum bisa meng-index file yang bertipe Flash karena belum bisa mengartikan konten yang ada didalam file Flash tersebut. Para web designer harus kerja ekstra supaya elemen Flash/web yang full Flash tersebut tetap bisa di-index oleh Google dan tetap bisa tampil pada hasil pencarian di search engine lainnya.

Tapi kini Google telah meningkatkan kemampuannya dalam mengartikan konten yang terkandung didalam Flash. Mungkin ini bukan berita lama karena artikelnya sendiri sudah di-publish di blognya google tanggal 30 juni, tapi paling tidak bisa memberi tahu yang lain yang mungkin belum tahu. Bagi yang lebih suka baca yang berbahasa inggris silakan lihat pada bagian sumber dibagian bawah artikel ini.

Kembali ke Flash dan Google. Kini kemampuan Google mengartikan konten Flash sudah meningkat, pokoknya semua tipe SWF sudah mulai bisa diartikan dan di-index oleh Google. Apa yang akan di-index oleh Google adalah text yang tampil didalam Flash tersebut dan kalau didalam Flash tersebut ada URL, Google akan memperlakukannya sama seperti URL dihalaman web HTML.  Pokoknya asalkan ada text (bukan gambar yang ada teks, tapi teks yang diketik) maka Google akan mampu meng-index-nya. Peningkatan ini bisa dilakukan berkat algoritma baru yang dikembangkan Google dan juga dengan adanya teknologi Adobe dengan SWF Librarynya. Dan Google melakukan index bukan dengan cara me-decompile file Flash atau mengekspose kode ActionScript, tapi murni sebagai pengunjung website yang statusnya Bot.

Ada beberapa keterbatasan pencarian Google terhadap Flash :

  • Seperti yang sudah disinggung tadi, Google masih belum bisa mengerti teks yang tampil didalam gambar dalam sebuah Flash.
  • Google belum bisa membaca isi file FLV (salah satu format Flash) karena file tersebut tidak mengandung teks (teks yang diketik).
  • Karena Google baru mulai untuk meng-index file Flash, mungkin kalau kalian iseng mencari file Flash, yang tampil hanya "Loading …", "Copyright", "Please wait". Karena pesan tersebut biasanya yang dipakai web desainer untuk ditampilkan selama proses menampilkan Flash masih berjalan. Dan karena Googlebot adalah robot, maka teks itulah yang di-index pertama kali (dan karena kelamaan loading akhirnya GoogleBotnya kabur Tongue *bcanda*). Jadi mungkin sekarang saatnya merubah teks yang tampil saat loading Flash.
  • Google tidak bisa mengeksekusi beberapa tipe Javascript. File Flash tidak bisa di-index kalau ditampilkan menggunakan Javascript. Kasus yang ini sama seperti kasusnya Google yang tidak bisa meng-index konten yang ditampilkan menggunakan Javascript (AJAX), … CMIIW.
  • Kalau didalam Flash tersebut ada file dokumen yang di-load, maka Google akan menganggap dokumen tersebut sebagai bagian terpisah. Bukan konten dari Flash.

Kenapa sih ribet banget Flash dalam urusan search engine ?
Flash dan file HTML biasa jelas beda. Walaupun Google sudah bisa mengartikan file Flash, bukan berarti Flash sudah search engine friendly. Beberapa alasannya :

  • Flash tidak menggunakan tag <h1> atau <p> untuk membedakan tipe teks. Maka dari itu, sulit untuk dimengerti oleh Search Engine seberapa pentingkah teks tersebut. Bahkan, kadang untuk membuat sebuah teks biasa saja sampai menggunakan beberapa layer untuk menghasilkan efek teks yang keren.
  • Biasanya, pada website yang full Flash, walaupun kita sudah browsing banyak URL halamannya akan tetap sama. Kita tidak bisa nge-link konten yang di-generate oleh Flash, karena URLnya tidak menunjukkan ke kontent tersebut. Oleh karena itu, website yang full Flash biasanya hanya URL homepagenya saja yang di-index.
  • Web yang full Flash akan sulit untuk mendapatkan rangking. Karena tidak adanya internal link. Banyak link dalam sebuah website berpengaruh dalam rangking Search Engine. Karena struktur Flash kurang teratur, makanya sulit mendapat rangking.

Harus gimana dong supaya rangking bisa mengingkat kalau punya situs Flash ?
Jika mungkin, hindari website yang full Flash dan gunakan elemen Flash seperlunya saja. Dan pada saat menggunakan Flash didalam website, ada beberapa tips yang mungkin boleh dicoba supaya bisa dapet rangking yang lebih baik :

  • Masukkan teks dan link yang ada didalam file Flash kedalam sebuah teks HTML biasa dalam halaman yang sama. Jadi kalau teks/link yang ada didalam file Flash tidak sampai di-index paling tidak HTMLnya bisa di-index.
  • Gunakan Javascript-CSS untuk mencari tahu apakah pengunjung mampu menampilkan Flash atau tidak. Gunakan CSS Div untuk menampilkannya. Pengunjung website biasa akan melihat file Flash dan pengunjung yang tidak bisa bisa (search engine) akan melihat versi HTML.

Repot ya kalau pake Flash? Iya memang, tapi karena Flash itu membuat desain website menjadi menarik dan sudah di-support semua browser, maka Flash tetap saja sering digunakan. Apakah blog ini menggunakan Flash ? Hehe, buru-buru pake, buat Flash aja aku blum bisa Big Grin. Ada yang mau ngajarinkah ?

Sumber:

Menggunakan Internet Busines Promoter

Setelah kemarin bikin posting berkategori SEO (Search Engine Optimization), kali ini saya iseng bikin posting lagi untuk kategori SEO. Kali ini tentang aplikasi SEO yang bernama Internet Business Promoter (IBP). IBP merupakan salah satu software SEO yang cukup terkenal, terbukti dari banyaknya yang ngebajak aplikasi ini di dunia torrent Tongue. Dengan aplikasi ini, kalian bisa submit web/blog ke banyak search engine tanpa harus mengunjungi search engine tersebut satu per satu, mendapatkan ranking yang tinggi, membantu untuk link building, pengoptimalan website, dan masih banyak lagi. Saat saya menulis ini sudah muncul versi 10, sedang yang saya gunakan masih yang versi 9.

Aplikasi ini bekerja dengan baik, saya bilang begitu karena sudah mencobanya. Aplikasi ini melakukan submit ke search engine sebagai browser, bukan sebagai aplikasi submit otomatis. Jadi rasanya tidak perlu khawatir akan diblacklist oleh search engine (yang melarang submit otomatis). Dan disitusnya disebutkan bahwa hasilnya dijamin. Money back guaranteed pula kalau kita tidak mendapatkan hasil nyata (tentunya kalau beli produk yang asli).

Axandra membantu untuk link building. Yup, tinggalkan cara lama membookmark web/blog yang melakukan link balik ke anda dan mengeceknya satu per satu secara berkala. Kini dengan fiturnya yang dapat membantu link building, semua bisa dilakukan secara otomatis. Wah, kok seperti gaya bahasa iklan ya Raised Eyebrow.

Aplikasi bisa didownload di situs resminya. Atau bisa juga download di website-website penyedia torrent Big Grin.

Menggunakan RSS Submit

Ingin jumlah reader feedburner anda meningkat ? Salah satunya daftarin aja feed anda di direktori feed search engine. Nah, search engine kan ada banyak Sad apakah harus 1 per satu secara manual ngedaftarinnya ? Tenang saja, sekarang udah jaman komputer semuanya bisa serba otomatis. Banyak software yang bisa secara otomatis mendaftarkan feed anda di banyak feed search engine Happy. Saya sebenernya baru ngerti hal-hal beginian setelah beberapa minggu yg lalu baca artikel di blog oom.com tentang cara sukses promosi rss feed. Bacanya sih sudah lama, cuma prakteknya baru sekarang.

Akhirnya saya mencoba software RSS Submit. Karena ingin mencoba yang full version akhirnya saya cari filenya di torrent dan voila, ketemu deh. Sebenernya sih ingin beli yang versi full hanya saja masih ragu.Jadi saya coba dulu versi full tapi bajakan kalau benar-benar memuaskan baru deh ntar beli (kalau ada duit Big Grin).

rss-submitter RSS Submit adalah sebuah software yang mampu untuk melakukan submit RSS feed. Software RSS Submit tergolong software yang powerful untuk urusan manajemen RSS feed dan sebagai alat promosi tentunya, saya belum coba software yang lain karena baru sekarang pakai software seperti ini. Dengan software RSS Submit, maka feed dari situs/blog kita akan secara otomatis disubmit ke lebih dari 80 RSS search engine.

Software bisa didownload langsung dari situs pengembangnya disini. Tapi kalau mau yang versi sudah full version (full version tanpa crack/serial) bisa didownload disini Big Grin.

Cara menggunakan softwarenya sebenarnya cukup mudah. Cukup dengan mengetikkan feed url pada bagian Enter the URL … and click Add . Menambahkan feed URL juga bisa lebih dari satu kok. Setelah itu klik tombol Add. Dan software pun langsun bekerja.

Fitur menarik yang ada di RSS submit ini adalah integrasi dengan feed burner dan technorati. Jadi anda bisa melihat statistik feed anda yang di "burn" dengan feedburner, juga bisa melihat ranking di technorati.

Oiya, seperti yang ada di artikel o-om.com, submit hanya sekali saja. Supaya web/blog anda nantinya tidak dianggap melakukan spam. Tapi saya berencana melakukan submit secara rutin Tongue hehehe. Tapi tidak tiap hari, tapi paling gak sebulan sekali. Ok deh, langsung dicoba deh ya.

Newer posts »

© 2019 Permana Jayanta

Theme by Anders NorenUp ↑